Negara lain yang Langsung Memetik Buah Manis dari Naturalisasi


Setiap tahun, pemain naturalisasi di Indonesia tetap tumbuh. Pada akhir 2018, Beto Goncalves dan Esteban Vizcarra meningkatkan jumlah pemain yang sebelumnya pemain asing untuk beroleh status kewarganegaraan Indonesia. Sebagai gantinya, Beto segera beroleh kepercayaan diri dalam membela tim nasional Indonesia selama Asian Games 2018 dan juga Piala AFF 2018. Di ASEAN, sebagian negara melakukan perihal yang sama bersama dengan Indonesia lewat naturalisasi. Perbedaannya adalah bahwa negara-negara ASEAN yang telah memantapkan diri telah mencapai hasil positif. Singapura adalah negara yang segera memetik buah manis berasal dari pemain alami. Singapura segera memenangkan gelar Piala AFF pada 2004, dikala ada tiga nama pemain yang dinaturalisasi di tim mereka, yakni Danielle Bennett, Itimi Dickson, dan Agu Casmir.

Negara lain yang secara segera menyita buah manis berasal dari naturalisasi adalah Filipina. Piala AFF 2010 menjadi bukti dikala mereka segera lolos ke semi final, sedang Filipina sebelumnya dikenal sebagai negara penghibur bagi peserta lain layaknya Indonesia, Thailand, Singapura dan Vietnam. Pada kala itu, sembilan pemain naturalisasi di Filipina berada di Piala AFF 2010. Bagaimana bersama dengan Indonesia? Indonesia dinaturalisasi untuk pertama kalinya pada tahun 2010. Namun sayangnya belum ada gelar yang dimenangkan oleh Indonesia bersama dengan pemain yang dinaturalisasi sejauh ini. Berikut ini adalah daftar lengkap catatan bersama dengan 24 pemain naturalisasi Indonesia. Cristian Gonzales menjadi orang asing pertama yang menaturalisasi dan beroleh status nasional Indonesia pada tahun 2010. Gonzales bisa saja adalah pemain naturalisasi paling berhasil untuk membela tim nasional Indonesia.

Ketika dinaturalisasi pada tahun 2010, Gonzales berusia 34 tahun. Terlepas berasal dari usianya, Gonzales tetap membuktikan ketajaman. Terbukti dikala dia segera bermain di Piala AFF 2010, dia dibawa ke Indonesia untuk babak final. Proses naturalisasi Gonzales pada kala itu bukan gara-gara didirikan oleh PSSI, tetapi pemain adalah orang yang segera dilaporkan sebagai warga negara gara-gara ia tinggal di Indonesia sejak tahun 2003 dan miliki seorang istri Indonesia. Saat itu, PSSI hanya membantu sistem penyerahan ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Sekarang dia berusia 42 tahun, tetapi ketajamannya tetap cukup takut pada lawan. Terbukti bahwa ia berhasil mempunyai promosi PSSSleman ke League 1 musim lalu. Dari gerakan menulis ini, Gonzales menjadi pemain naturalisasi yang memainkan pertandingan tim paling nasional bersama dengan total 28 caps dan mencetak 12 gol.

Kim Kurniawan adalah pemain ke-2 yang dinaturalisasi oleh Gonzales pada Desember 2010 atas saran PSSI oleh Indonesia. Setelah Piala AFF pada 2010, sebagian pemain asing atau pemain asal Indonesia yang naturalisasi untuk menghasilkan hasil bagi tim nasional Indonesia. Kim sebelumnya adalah warga negara Jerman, negara asal ibunya. Kim pertama kali nampak dikala pelatih Timo Scheunemann dibawa ke Indonesia untuk bermain, tepatnya di Persema Malang. Sebelum datang ke Indonesia, Kim bermain di level junior di klub Karlsruher berasal dari tahun 1996 sampai 2009 dan memulai karir seniornya bermain untuk FC 07 Heidelsheim di Jerman.

PSSI mengupayakan rekor sarana di Jerman dan menawarkan sistem naturalisasi. Ketika dia terintegrasi, Kim tetap berusia 20 tahun. Dia jauh lebih muda berasal dari Gonzales. Pada usia muda, Kim diharapkan terkait pada tim nasional untuk kala yang lama, itulah sebabnya target didirikan. Tetapi sesudah naturalisasi, Kim hanya miliki kala untuk bermain untuk tim nasional. Kim tidak bisa berkompetisi bersama dengan gelandang lain, lebih-lebih pemain lokal yang memegang posisi yang sama dengannya. Diego Michiels selesaikan sistem naturalisasi pada Maret 2011. Saat itu, Diego tetap berusia 21 tahun. Ia diperkirakan akan bermain di SEA Games pada 2011. Sebelum sistem naturalisasi selesai, Diego juga diharapkan akan segera bermain di tim Indonesia untuk pertandingan pra-Olimpiade melawan Turkmenistan.

Diego bisa selesaikan naturalisasi gara-gara ia miliki darah asal Indonesia sesuai bersama dengan Pasal 17 klaim FIFA, di mana salah satu orang tua biologis pemain tersebut lahir di negara tersebut, menjadi kakek atau nenek pemain di negara kelahirannya. Darah Digo Indonesia berasal berasal dari ayahnya, Robbie Michiels, yang berasal berasal dari Jakarta. Dia juga miliki darah Ambon gara-gara neneknya, Aninjola, berasal berasal dari Ambon. Bersama bersama dengan tim nasional U23 yang bermain di Sea Games 2011, Diego maju 8 kali bersama dengan menyumbangkan dua gol dan mengimbuhkan medali perak ke Indonesia. Untuk level senior, Diego hanya mendaftarkan 4 caps bersama dengan tim nasional senior.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *