Yamaha Makin Jantan Disirkuit

Tiap mendahului masa MotoGP baru, merupakan perihal biasa untuk tiap regu MotoGP buat meluncurkan kebohongan baru sepeda motor serta pakaian balap buat pembalapnya. Pada Senin( 04/ 02), Yamaha sukses meluncurkan livery baru buat masa MotoGP 2019 di Jakarta. Ya, Jakarta. Antusiasme yang luar biasa dari para penggemar MotoGP di Indonesia menjadikan Yamaha Jakarta tempat baru kehidupan. Valentino Rossi serta Maverick Vinales muncul sepanjang kegiatan tersebut, dan pejabat Lin Jarvis serta Yamaha Racing. Tahun ini, Monster Energy merupakan sponsor utama pabrikan Yamaha. Peluncuran kebohongan Yamaha ditunggu- tunggu oleh para penggemar Valentino Rossi serta Maverick Vinales. Mau ketahui semacam kehidupan M1 baru. Regu Honda serta Ducati tadinya sudah menghadirkan kehidupan baru mereka. Jadi aku pula mau menulis tentang kehidupan baru Honda serta Ducati.

Peluncuran kehidupan baru serta regu Ducati baru hendak berlangsung pada 19 Januari 2019 di Swiss. Sehabis Lorenzo berangkat ke Honda, regu Ducati saat ini mempunyai Andrea Dovizioso serta Danilo Petrucci. Aku sangat bahagia kalau Petrucci kesimpulannya naik ke pabrikan Ducati. Telah waktunya. Corak pada badan Desmosedici jadi lebih merah, corak putih jadi jauh lebih sedikit. Corak setelan pembalap pula didominasi oleh corak merah. Sepeda motor Ducati bisa dengan gampang dikenali di lintasan sebab corak sepeda motor sangat ringan. Pergantian yang sangat mencolok terdapat di samping, yang ditulis bagaikan Mission Winnow, slogan sponsor utama Philip Morris. Jadi nama Ducati saat ini sudah diganti jadi Mission Winnow Ducati. Misi Winnow secara agresif berarti belajar dari kesalahan masa kemudian serta memakainya buat keuntungan di masa depan. Philip Morris sudah jadi sponsor utama Ducati semenjak tahun 2003, namun sebab nama merk Marlboro( merk rokok) tidak wajib menempel pada badan sepeda motor, Philip Morris saat ini wajib cuma mematuhi slogan.

Tahun ini Ducati pula pembalap Italia. Aku menunggu Petrucci mengendarai sepeda motor pabrikan. Dengan harapan kemampuannya buat berangkat keluar serta bersama Dovizioso, Ducati dapat maju. Tahun ini terdapat banyak wajah baru di MotoGP, sedangkan yang lama terus menjadi kokoh. Tahun ini Jorge Lorenzo secara formal bergabung dengan Repsol Honda. Dia jadi mitra baru Marc Marquez. Jadi orang betul- betul menunggu lebih banyak buat penampilan Lorenzo dalam seragam Honda. Peluncuran berlangsung di Madrid pada 24 Januari 2019. Aku nyaris tidak memandang perbandingan antara kehidupan tahun kemudian serta tahun ini. Corak kehidupan masih didominasi oleh oranye, merah serta putih. Skema corak di pembalap ruang balap merupakan sama. Tetapi lebih fresh memandang Lorenzo menggunakan seragam Honda. Kedua pembalap mengaku optimis serta memandang masa 2019, walaupun keduanya luka.

Dengan 2 juara dunia regu Honda, kompetisi nampak terus menjadi ketat. Marquez pasti tidak mau tujuannya jadi juara dunia lagi, diblokir oleh Lorenzo, sedangkan Lorenzo mempunyai tujuan buat mengejar juara dunia bagaikan fakta kemampuannya. Kala aku memandang Lorenzo, Lorenzo sudah banyak berganti semenjak ia di Ducati, dalam perihal emosi serta keahlian. Jadi Marquez mempunyai saingan besar. Kala Valentino Rossi serta Maverick Vinales timbul di atas panggung dengan seragam gelap, aku menebak kalau kebohongan Yamaha tentu gelap. Kala ia jadi lebih yakin diri sehabis Vale sepanjang tahap tanya jawab di atas panggung, ia berkata ia merasa” Men in Black”. Serta kala pintu balik dibuka buat menampilkan kehidupan baru Yamaha. rupanya biru dengan dominasi gelap.

Penampilan kehidupan baru ini sangat maskulin bagi aku. Corak putihnya masih terdapat, tetapi sangat sedikit serta cuma pemanis. Terdapat ciri Meter besar di samping sepeda motor. Ini merupakan logo Monster Energy, tahun ini sponsor utama regu Yamaha. Jadi nama regu Yamaha tahun ini merupakan Monster Energy Yamaha MotoGP. Vale serta Vinales mengakui kalau mereka sangat menggemari kehidupan baru Yamaha. Mesinnya nampak keren, lebih kasar dengan logo gelap serta hijau di sebelah biru, kata Vale. Sedangkan Vinales berkata hidup baru itu sangat indah serta ia tidak tabah buat berlari kencang. Sepeda motor no 46 masih kuning lemon, sebaliknya Vinales, yang diawali dengan no 12 tahun ini, sudah berganti corak jadi putih. Kala ditanya tentang keadaan regu sepanjang masa MotoGP 2019, Vale berkata kalau Vinales lumayan kilat, tangguh serta Vinales merupakan mitra yang baik. Sedangkan Vinales berkata tujuannya tahun ini merupakan buat mengalahkan Valentino. Tetapi ia cuma mengatakan bodoh. Sesungguhnya hebat pula dapat mengalahkan rekan satu regu aku sendiri. Yang mana yang bagus. Vale tidak memegang Vinales sebab pembicaraan itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *